Minggu, 31 Juli 2016

cara menggunakan knopix

cara menginstal knopix version nanang vh setiaku






1.    Pengertian
Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue.
Knoppix, atau KNOPPIX (diucapkan / kənɒpɪks /, kə-NOP-iks adalah sebuah sistem operasi berbasis Debian yang dirancang untuk dijalankan langsung dari CD / DVD (Live CD) dan sebuah kunci USB (Live USB), salah satu yang pertama dari jenisnya untuk sistem operasi apapun, yang terdiri dari perwakilan koleksi GNU / Linux software, deteksi hardware otomatis, dan dukungan untuk banyak kartu grafis, sound card, perangkat SCSI dan USB dan perangkat lain.
Knoppix dapat digunakan sebagai sistem Linux produktif untuk desktop, CD pendidikan, sistem penyelamatan, atau diadaptasi dan digunakan sebagai platform untuk demo produk software komersial. Hal ini tidak perlu menginstal apapun pada hard disk. Karena untuk on-the-fly decompression, CD dapat memiliki hingga 2 GB of executable software yang diinstal di atasnya (lebih dari 8GB pada DVD "Maxi" edition).
Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis DebianLinux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Knoppix memiliki ragam aplikasi yang cukup lengkap dan dapat dipergunakan sebagai demo atau sarana belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard disknya. Knoppix juga dapat dipergunakan sebagai CD rescue.
Meskipun Knoppix terutama dirancang untuk digunakan sebagai Live CD, juga dapat diinstal pada hard disk seperti umumnya sistem operasi. Komputer yang mendukung boot dari perangkat USB dapat memuat Knoppix dari USB flash drive ataukartu memori.
Ada dua edisi utama Knoppix: edisi tradisional Compact Disc (700 megabyte) dan edisi DVD (4,7 gigabyte) "Maxi". Masing-masing edisi utama memiliki dua edisi khusus bahasa: Inggris dan Jerman. Knoppix kebanyakan gratis dan merupakan perangkat lunak open source.

2.    Cara Kerja Knoppix
Knoppix merupakan distribusi yang tergolong unik. Jika distribusi lain memerlukan instalasi untuk penggunaannya, Knoppix tidak memerlukan instalasi.
                   
3.    Versi Linux Knoppix
Sejak April 2008, mulai versi 4 sampai 5.1.1, Knoppix diedarkan dalam edisi DVD "maxi" (sekitar 9GB perangkat lunak), dan edisi CD "light", keduanya dikembangkan bersamaan.
Berikut ini adalah sejarah versi / rilis.
Versi Knoppix
Tanggal Rilis
CD
DVD
1.4
Ya
Tidak
1.6
Ya
Tidak
2.1
Ya
Tidak
2.2
Ya
Tidak
3.1
Ya
Tidak
3.2
Ya
Tidak
3.3
Ya
Tidak
3.4
Ya
Tidak
3.5 LinuxTag-Version
Juni 2004
Tidak
Ya
3.6
Ya
Tidak
3.7
Ya
Tidak
3.8 CeBIT-Version
Ya
Tidak
3.8.1
Ya
Tidak
3.8.2
Ya
Tidak
3.9
Ya
Tidak
4.0 LinuxTag-Version
Tidak
Ya
4.0 updated
Tidak
Ya
4.0.2
Ya
Ya
5.0 CeBIT-Version
Tidak
Ya
5.0.1
Ya
Ya
5.1.0
Ya
Ya
5.1.1
Ya
Ya
5.2 CeBIT-Version
March 2007
Tidak
Ya
5.3 CeBIT-Version
Tidak
Ya
5.3.1
Tidak
Ya
ADRIANE



6.0.0
28 January 2009
Ya
Tidak
6.0.1
8 February 2009
Ya
Tidak
6.1 CeBIT-Version
25 February 2009
?
Ya

"Microknoppix" adalah penulisan ulang lengkap dari sistem boot KNOPPIX dari versi 6.0 dan ke atas, dengan fitur berikut:
  1. Kompatibilitas tinggi dengan basis Debian: Selain dari file-file konfigurasi, tidak ada yang berubah di Debians instalasi standard.
  2. Prosedur boot Accellerated: Terlepas dari SysV bootscripts biasa, banyak tugas dari inisialisasi sistem dijalankan secara paralel, sehingga desktop interaktif dicapai sangat cepat.
  3. LXDE digunakan sebagai lingkungan grafis, yang sangat ramping dan cepat desktop dengan sangat pendek starttime dan kebutuhan sumber daya yang rendah. Karena basis GTK2, LXDE bekerja sama dengan baik dengan screenreader Orca.
  4. Jumlah perangkat lunak yang diinstal telah sangat berkurang dalam CD-versi pertama, sehingga berdasarkan remasters kustom CD adalah memungkinkan lagi. Pada edisi DVD, KDE4 dan Gnome dengan banyak aplikasi yang berasal dari desktop populer ini tersedia.
  5. Konfigurasi jaringan sedang ditangani oleh NetworkManager dengan nm-applet dalam mode grafis, dan tekstual GUI di textmode (kompatibel untuk Debians spesifikasi /etc/network/interfaces).
  6. Sebuah gambar untuk terus-menerus menyimpan pengaturan pribadi dan tambahan program diinstal, KNOPPIX/knoppix-data.img, didukung pada perangkat boot, opsional dienkripsi dengan AES/256bit. Secara umum, instalasi sebagai sistem hidup flash disk dianjurkan.

Versi Knoppix 6.2 menggunakan kernel Linux 2.6.31.6 dan teknik pemrosesan secara paralel untuk booting sehingga ia mampu mempercepat proses awal menghidupkan komputer (booting) secara signifikan. Sebagai lingkungan desktop distro ini menggunakan desktop kelas bulu yang ringan yaitu "Lightweight X11 Desktop Environment (LXDE)" berbasis Xorg 7.4.
Untuk versi DVD, ia menyediakan alternatif desktop KDE dan GNOME disamping desktop standar LXDE. Semunya mampu beraksi 3D dengan menjalankan Compiz-Fusion yang juga merupakan bagian dari segudang paket yang disertakan. Untuk urusan perkantoran tersedia OpenOffice.org, browser Iceweasel (Firefox) untuk berselancar, GIMP untuk mengolah grafis dan sebagai penghibur multimedia disediakan MPlayer Multimedia System.
Disamping Screenreader Orca, Knoppix 6.2 juga mengadopsi "Audio Desktop Reference Implementation and Networking Environment (ADRIANE)", yaitu sebuah sistem bicara yang membunyikan teks dalam bentuk suara. Ia dapat diaktifkan saat proses booting membantu pengguna berkomunikasi dengan komputer tanpa melihat monitor.

        Knoppix juga dapat dipindahkan ke USB Flash-Drive yang bisa langsung dibooting dan mendukung penyimpanan data "persistent".

         Media Knoppix 6.2 tersedia baik dalam versi CD (LXDE dan Adriane) maupun DVD (LXDE) masing-masing untuk edisi bahasa Inggris dan bahasa Jerman.


PERSYARATAN :

Persyaratan untuk menjalankan Knoppix :
  • Prosesor Intel yang kompatibel (i486 atau yang lebih baru)
  • 32 MB RAM untuk mode teks, setidaknya 64 MB untuk mode grafis dengan LXDE (setidaknya 128 MB RAM direkomendasikan untuk menggunakan berbagai produk kantor)
  • Bootable CD-ROM drive, atau boot floppy dan standard CD-ROM (IDE / ATAPI atau SCSI)
  • Standar SVGA-kartu grafis yang kompatibel
  • Serial atau PS / 2 mouse atau IMPS/2-compatible standar USB-mouse

APLIKASI :
Didalam linux knoppix telah terdapat aplikasi office seperti word processing, spread sheet dan presentations. Fungsi-fungsi tersebut dibundle oleh software yang bernama Openoffice. Dari tampilan memang sedikit berbeda dengan Office keluaran Microsoft. Namun, dari sisi penggunaan dan fitur bisa dibilang hampir sama dengan yang ada di Microsoft Office. Berikut ini adalah padanan yang ada di Microsoft Office dengan yang ada di OpenOffice :
- Microsoft Office - OpenOffice
- Microsoft Word - OpenOffice Writer
- Microsoft Excel - OpenOffice Calc
- Microsoft Powerpoint - OpenOffice Impress
Selain Openoffice, didalam linux knoppix juga terdapat KOffice. Software ini merupakan satu paket dengan GUI KDE.

Linux knoppix telah menyediakan aplikasi audio player seperti XMMS untuk dipakai memainkan musik dari file mp3 atau dari cd audio. Jika ingin menonton film dari VCD atau DVD, bisa menggunakan Xine Media Player. Untuk user yang biasa bekerja dengan gambar, Linux Knoppix menyiapkan Kpaint dan Gimp. Fungsi Gimp mirip dengan fungsi dari Adobe Photoshop.

Untuk browsing di internet, Linux Knoppix menyediakan aplikasi mozilla dan conqueror. Sedangkan untuk email client, bisa menggunakan Ximian Evolution.
Linux Knoppix memiliki banyak kelebihan, diantaranya :
Tidak perlu di install ke dalam harddisk, cukup boot lewat CD. Mudah digunakan, tidak perlu meng-install driver hardware (auto detect)
              Didalamnya ada banyak aplikasi untuk berbagai keperluan yang bisa langsung digunakan tanpa perlu meng-Install.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX KNOPPIX :
A.   Kelebihan Linux Knoppix :
-       Tidak memerlukan perangkat keras yang mahal. Knoppix dapat berjalan pada computer PC dengan konfigurasi.
1.    Kompatibel dengan prosesor Intel Pentium, 350 MHz atau lebih.
2.    128 MB RAM atau lebih.
3.    IDE atau atau SCSI CD-ROM drive
4.    (atau) 3.5 "floppy drive plus non-bootable CD-ROM"
5.    monitor yang mampu ber-resolusi 800x600 pixel
6.    kartu grafis SVGA yang kompatibel
7.    serial mouse, atau PS/2 mouse atau mouse USB
-       knoppix merupakan system operasi Linux yang bebas dan terbuka. Sehingga dapatr dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli dan menggunakannya.
-       Preemptive multitasking, yaitu menangani banyak proses secara bersamaan, namun semua proses tersebut tidak saling menghambat.
-       Multitasking, yaitu lebih dari satu orang dapat menggunakan program yang sama atau berbeda dari satu mesin pada saat bersamaan di terminal yang sama ataupun terminal yang berbeda.

B.   Kelemahan Linux Knoppix :
-       Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
-       Karena sistem ini sangat berbeda dengan Windows, banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux. oleh karena itu, masih diperlukan edukasi, pelatihan, pengenalan, waktu dan lain sebagainya agar dapat menggunakan dan terbiasa dengan Linux Knoppix.

KRITIK DAN SARAN :
a.    Kritik :
Knoppix merupakan system operasi yang stabil namun tetap memiliki sebuah kelemahan dalam hal penggunaan memori saat instalasi bebasis grafis yang membutuhkan memori 96 MB namun tetap merupakan system operasi yang bagus untuk digunakan.
b.    Saran :
Bagi anda yang ingin belajar atau mengetahui cara penggunaan system operasi linux, distro knoppix merupakan pilihan yang paling tepat karna knoppix sangat mudah untuk digunakan dan tidak perlu merubah konfigurasi dari laptop yang sudah pernah terinstal system operasi lain.

KESIMPULAN :
Knoppix salah satu distro yang mudah digunakan oleh pengguna GNU/Linux karena kemudahan dalam pemakaiannya serta tidak perlu melakukan instalasi. Knoppix adalah pilihan yang tepat untuk pengguna yang sekedar ingin tahu dan mengenal Linux serta tidak ingin mengubah konfigurasi komputer sama sekali. Peluncuran distro Knoppix selalu mengenal kernel, aplikasi dan dukungan hardware yang baru dan sangat baik memnbuat Knoppix mudah untuk dikembangakan untuk pendidikan maupun industri.


CARA MENGINSTALL KNOPPIX DI HARDDISK
Knoppix merupakan salah satu distro linux yang cukup mudah digunakan dan memiliki kelebihan yang cukup handal bagi kebutuhan dekstop. Kalian tau bersama bahwa knippix dapat berjalan tanda melakukan penginstalan di hardisk dan hanya menggunkan Live-CD nya. Tetapi mungkin juga ada yang bertanya – tanya apakah knoppix dapat di install dihardisk? Jawabnya Ya. Mau tau caranya!, silahkan ikuti tutorial install knoppix di hdd dibawah ini :

  1. Set komputer untuk boot melalui CD-ROM lalu masukan CD Knoppix-nya.
  2. Setelah berada di Dekstop Knoppix silahkan buka terminal-nya dan ketikan :
  3. [user@knoppix~]$su Password:xxxxxx [root@knoppix~]#knoppix-installer
  4. Maka akan mencul pop-up seperti ini dan tekan Ok.
  5. Setelah itu pilihlah partition the hard disk
  6. Lalu akan muncul program partisi qtparted dan pilih hardiskyang akan di partisi dan pilih create.
  7. Buatlah partisi-swapnya tentukan dengan perbandingan 1 : 3 dengan size memori komputer kamu.
  8. Lanjutkan dengan membuat partisi untuk linux-nya.
  9. Pilih File → Commit atau icon disket pada toolbar maka proses partisi akan dimulai dan tunggu sampai prosesnya sucess.
  10. Tutup qtparted-nya dan dilanjutkan dengan memilih partisi, nama user , password user/root, nama untuk host dan bootloader-nya.
  11. Setelah itu kalian akan kembali kemenu utama dan pilih Start installation dan lanjutkan dengan mengklik Next.
  12. Tunggu proses installnya sampai success.
  13. Restartlah knoppix Live-CD nya dan booting memalui hardisk lanjutkan dengan memilih Linux pada bootloader Lilonya lalu masukan username dan password yang telah kamu buat tadi dan sekarang knoppixnya berjalan dihardisk.
Nah sekarang kamu dapat menggunakan knoppix kamu tanpa menggunakan CD Knoppix. Mudahkan dan selamat mencoba.


Jumat, 22 April 2016

nanang van hautten

Setting BIOS agar Booting dari CD/ DVD

Umumnya komputer/ laptop biasanya booting pertama kali dari HDD. Maka dari itu, anda perlu mengaturnya terlebih dahulu agar booting pertama kali melalui CD/ DVD.
1. Nyalakan atau restart komputer/ laptop anda, kemudian tekan tombol DEL (Delete). Biasanya untuk masuk ke menu BIOS, tombol yang paling umum digunakan adalah DEL, F1, F2, atau Fn+F2, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda.
2. Akan muncul tampilan menu BIOS seperti gambar di bawah ini. Setelah itu, pindah ke tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.
pindah ke tab Boot
3. Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini. Seperti yang anda lihat pada gambar berikut, bahwa device yang berada di urutan teratas adalah HDD. Jadi komputer/ laptop anda akan melakukan booting pertama kali dari HDD.
arahkan CD ROM Drive paling atas
4. Agar bisa booting dari CD/ DVD, anda perlu menempatkan CD-ROM Drive berada di urutan teratas. Caranya dengan memilih CD-ROM Drive, kemudian geser menggunakan tombol +/- sampai berada di urutan teratas seperti gambar berikut.


pastikan cd rom paling atas
5. Jangan lupa untuk memasukkan DVD Windows 7 nya pada DVDROM. Kemudian tekan tombol F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus keluar dari menu BIOS.
simpan konfigurasi
Tidak semua komputer/ laptop memiliki jenis BIOS yang sama. Bisa jadi BIOS yang anda gunakan juga tidak sama dengan yang saya gunakan pada tutorial kali ini.
Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel saya mengenai pengertian, fungsi dan macam-macam BIOS.

Langkah-langkah Cara Menginstall Windows 7

Baiklah, setting BIOS agar booting dari CD/ DVD selesai. Sekarang waktunya instalasi windows 7. Menginstall windows 7 tidaklah sulit, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini dengan seksama .
1. Langkah pertama, tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi.
tekan sembarang tombol
2. Silakan pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and currency format. Untuk Language to install dan Keyboard or input method biarkan default. Kemudian pilih Next.
pilih bahasa dan format waktu sesuai lokasi
3. Untuk memulai instalasi windows 7. Pilih Install now.
pilih install now
4. Centang I accepted the license terms, kemudian pilih Next.
centang I accept the license terms
5. Saya anggap anda saat ini sedang belajar menginstall sistem operasi windows 7 untuk pertama kalinya. Jadi, silakan pilih Custom (advanced).
pilih custom
6. Jika anda ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade sistem operasi windows sekaligus ingin data-data pada partisi lain tidak hilang, cukup delete Disk 0 Partition 2 (partisi C:) dan Disk 0 Partition 1 : System Reserved, nanti otomatis kedua partisi yang anda delete tadi menjadi Unallocated Space.
Silakan buat partisi baru lagi (secara otomotis, partisi tersebut menjadi Disk 0 Partition 2) dan jadikan Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows 7, kemudian Next. Bingung? Simak gambar dibawah ini.
Bagi yang ingin melakukan install ulang, downgrade maupun upgrade ke windows 7 sekaligus tidak ingin data-data di partisi lain hilang, silakan lewati langkah nomor 7-10. Dan bagi anda yang pertama kali melakukan instalasi windows 7 sekaligus yang HDDnya masih mulus dan belum terinstall sistem operasi windows sebelumnya, silakan lewati langkah nomor 6 ini.
membuat partisi
7. Langkah selanjutnya yaitu mempartisi ruang harddisk. Pilih Drive options (advanced) > New. Lalu tentukan ukuran partisi/ drive tersebut. Kemudian pilih Apply jika sudah selesai.
membuat partisi baru
8. Pilih OK untuk pembuatan system files windows atau yang biasa disebut system reserved partition saja.
membuat system reserved partition
9. Silakan buat 2 partisi dengan cara yang sama seperti langkah nomor 7. Sebenarnya, berapa banyak partisi tergantung selera masing-masing. Pada tutorial kali ini, saya hanya membuat 2 partisi.
buat partisi sesuai selera
10. Silakan pilih Disk 0 Partition 2 sebagai lokasi instalasi windows. Kemudian pilih Next. Sebenarnya, anda bisa memilih lokasi instalasi dimana saja, tapi saya sarankan anda letakkan di Disk 0 Partition 2.
pilih lokasi instalasi
11. Proses instalasi windows 7 berlangsung. Proses ini memakan waktu kurang lebih 20 menit. Selama proses berlangsung, komputer akan reboot/ restart dengan sendirinya beberapa kali.
tunggu proses instalasi
12. Jangan tekan tombol apapun pada keyboard! Hal tersebut akan menyebabkan anda mengulangi proses instalasi dari awal.
jangan tekan tombol apapun
13. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan nama pengguna dan nama komputer. Kemudian pilih Next.
beri nama pengguna dan PC
14. Langkah berikutnya yaitu membuat password untuk akun Windows. Saran saya, buatlah password yang kuat dengan kombinasi angka dan simbol. Sedangkan untuk password hint, isikan kata atau kalimat yang membantu anda mengingat password anda tersebut. Jika anda tidak ingin menambahkan password, biarkan saja kosong. Kemudian pilih Next.
beri password
15. Silakan masukkan product key windows 7, kemudian pilih Next. Jika tidak mempunyai product key, anda bisa lewati langkah berikut ini tanpa memasukkan product key. Tetapi, tanpa aktivasi product key, anda hanya dapat menggunakan Windows 7 selama masa trial (30 hari). Selanjutnya pilih Next.
masukkan product key
16. Untuk Windows Update, silakan pilih Ask me later. Anda bisa memilih Use recommended settings jika DVD windows 7 yang anda miliki original. Tetapi jika tidak, saya sangat menyarankan pilih Ask me later.
windows update
17. Untuk Time zone/ zona waktu. Pilih (UTC+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.
atur time zone
18. Langkah berikutnya yaitu menentukan lokasi jaringan. Silakan pilih Public Network.
pilih public network
19. Jika anda menambahkan password untuk akun anda seperti pada langkah no. 14. Anda harus memasukkan password terlebih dahulu untuk masuk ke layar dekstop. Kemudian tekan tombol Enter.
login
20. Well ! Proses instalasi windows 7 selesai. :)
tampilan dekstop

Penutup

Selain menginstall melalui DVDROM, anda juga bisa menginstall windows 7 dengan USB flashdisk dengan cara menjadikannya bootable flashdisk terlebih dahulu. Cara menginstallnya pun tidak jauh berbeda dengan menginstall melalui DVDROM.